Konseling Pastoral Kontekstual Terhadap Krisis Iman Pemuda Gereja
DOI:
https://doi.org/10.63436/bejap.v5i1.168Keywords:
Konseling pastoral, Kontekstual, Krisis Iman, Pemuda GerejaAbstract
Krisis Iman pada pemuda gereja merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tekanan budaya global, media sosial, perubahan nilai moral, pergumulan keluarga dan proses pencarian jati diri. Dalam konteks ini, konseling pastoral kontekstual sebagai pendekatan pendampingan yang berupaya menjawab pergumulan spiritual pemuda secara relevan dengan realitas hidup mereka. Konseling pastoral kontekstual tidak hanya berlandaskan prinsip teologis, tetapi juga memperhatikan konteks budaya, sosial, digital dan dinamika kehidupan gereja masa kini. Pendekatan ini bertolak dari pemahaman teologi inkarnasional yang menekankan bahwa Allah hadir dalam pengalaman manusia dan turut bekerja dalam proses pemulihan spritual pemuda. Melalui analisis konteks pemuda, landasan teologis dan psikologis perkembangan, model ini mebantu pendampingan yang holistik, dengan mengintegrasikan aspek spiritual, emosional dan spiritual. Proses konselin kontekstual memungkinkan gereja memahami pergumulan pemuda, seperti keraguan Iman, konflik identitas, tekanan akademik, serta pengaruh teknologi digital. Hasil kajian menegaskan bahwa konseling pastoral kontekstual mampu meberikan dukungan spiritual yang mendalam, memperkuat ketahanan Iman dan membentuk pola penyelesaian krisis Iman yang konstruktif. Dengan demikian, konseling pastoral kontekstual menjadi salah satu pendekatan yang signifikan dalam membantu pemuda gereja menghadapi krisis Iman dan bertumbuh secara spiritual di tengan tantangan zaman.
Downloads
References
Anatasya Puasa, Deiby Lahinda, Merike Hontong, & Yesica Ramenaung. (2025). Pastoral Konseling: Strategi Efektif Mengembangkan Kesadaran Spiritual Pemuda Jemaat Kendagu Ruata Kombos. Hospitalitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 27–35. https://doi.org/10.70420/hospitalitas.v2i1.102
Awang, J. A., Tanaem, N. S., Ibu, A. P., Hasibuan, S. Y., & Lakaoni, J. K. (2025). Religious Violence in Radicalism Content on YouTube Social Media Throughout 2023-2024. Proskuneo: Journal of Theology, 1(2), 69–80. https://doi.org/10.53674/pjt.v1i2.196
Barlow, D. H. (2015). Anxiety and Its DIsonders: The Nature and Treatment aof Anxiety and Panic, 1st ed. Sbingdon Press.
Bergin, A. E. (1980). Psychotherapy and religious values. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 48(1), 95–105. https://doi.org/10.1037/0022-006X.48.1.95
Christi Karin Pay, M., & Oba, M. E. . (2025). Pastoral Konseling Sebagai Upaya Pemulihan Trauma Orang Tua Terhadap Aib Keluarga Di Jemaat Gmist Yerusalem Enemawira. HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 17–27. https://doi.org/10.70420/hospitalitas.v2i3.193
Clinebell, H. (2011). Basic Types of Pastoral Care and Counseling. Abingdon Press.
Collins, G. (1993). The Bible Basic of Christian Counseling For People Helpers. Methodost Book Room PTE LTD.
Elizabeth, E., & Carneiro, M. (2024). The Influence of Befriending Theology on Youth Pastoral Care in the Digital Era. Ministries and Theology, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.35335/ct5wd105
Engel, J. D. (2007). Konseling Suatu Fungsi Pastoral. Tiara Grafika.
Engel, J. D. (2016). Pastoral dan Kebutuhan Dasar Konseling. BPK Gunung Mulia.
Engel, J. D. (2020). Pendampingan Keindonesiaan Sebuah Upaya Memanusiakan Manusia Dalam Konteks Indonesia. BPK Gunung Mulia.
Ginting, E. K. (2025). Pemuda Gereja dan Moderasi Beragama: Dari Toleransi ke Partisipasi Aktif. PUSAKA, 13(1), 150–169. https://doi.org/10.31969/pusaka.v13i1.1610
Gintings, E. P. (2016). Pastoral Konseling: Membaca Manusia Sebagai Dokumen Hidup. ANDI.
Hearth, W. S. (1995). Psikologi Yang Sebenarnya. ANDI.
Huberman, M. B. M. A. M. (2014). Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode-metode baru. UI-Press.
Immanuela J. Mumek. (2024). Pastoral Konseling bagi Kesehatan Mental Terhadap Remaja dan Pemuda pada Umur 15-23 Tahun. AISTHETIKOS Jurnal Ilmu Teologi Dan Seni, 1(1), 46–61. https://doi.org/10.70420/aisthetikos.v1i1.267
Jonar Situmorang. (2021). Kristologi Menggali Fakta-fakta tentang Pribadi dan Karya Kristus. ANDI.
Kowal, J. R., Manusiwa, C. M., Sureni, S., & Dendeng, L. C. (2025). Cyber Counseling: Pastoral Support through WhatsApp Group to Fellow Congregants. Proskuneo: Journal of Theology, 1(2), 105–117. https://doi.org/10.53674/pjt.v1i2.223
Krismawati, Y. (2018). Teori Psikologi Perkembangan Erik H. Erikson dan Manfaatnya Bagi Tugas Pendidikan Kristen Dewasa Ini. Kurios, 2(1), 46. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.20
Lawson, L. (2008). Gereja Perjanjian Baru-Dahulu & Sekarang. YAKIN.
Lundquist, M., & Smith, D. (2005). Christian, Soul Searching: The Religious and Spritual Lives of American Teenagars, 2nd ed. Oxford University Press.
Mahesha, A., Anggraeni, D., & Adriansyah, M. I. (2024). Mengungkap Kenakalan Remaja: Penyebab, Dampak, dan Solusi. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16–26. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.278
Mokalu, V. R., & Boangmanalu, C. V. J. (2021). Teori Psikososial Erik Erikson: Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 180–192. https://doi.org/10.31932/ve.v12i2.1314
Nendissa, J. (2021a). Agama dan Pandemi Covid-19 Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Keberagamaan Dalam Perubahan Sosial Di Tengah Pandemi Covid-19. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 16–29. https://doi.org/10.34307/sophia.v2i2.32
Nendissa, J. (2021b). Peran Kitab Keagamaan Terhadap Perkembangan Iman Pemuda Gereja Dalam Pendidikan Kristen. DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 44–55.
Nendissa, J. E. (2022). Pemuda Gereja Di Tengah Pandemi Covid-19 Suatu Analisis Dasar Terhadap Pelayanan Pemuda Gereja Di Tengah Pandemi Covid-19. Mello: Jurnal Mahasiswa Kristen, 3(2), 1–10.
Nendissa, J. E. (2024a). Etika Pelayanan Konseling Pastoral Pendeta Bagi Jemaat. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 1(2), 37–47.
Nendissa, J. E. (2024b). Menggali Makna Semboyan ‘Torang Samua Basudara’ dalam Konteks Logo Pendampingan dan Konseling Keluarga di Minahasa. SAMI: Jurnal Sosiologi Agama Dan Teologi Indonesia, 2(2), 185–214.
Nendissa, J. E. (2024c). Peran Orang Tua Kristen Dalam Mencegah Anak Yang Kecanduan Game Online Dikaji Dari Perspektif Fondasi Pendidikan Kristen. Jurnal Teologi Praktika, 5(1), 18–30.
Nendissa, J. E. (2025). Dinamika Agama dalam Era Digital:Pengaruh Media Sosial terhadap Praktik Keagamaan di Kalangan Generasi Muda. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 8(2), 1–20.
Nendissa, J. E., Engel, J. D., & Suprabowo, G. Y. A. (2024). Online Social Support Terhadap Penyintas Covid-19 dari Perspektif Pendampingan Masyarakat di Karombasan Selatan, Manado-Sulawesi Utara. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 17(2), 131–143.
Nendissa, J. E., Sureni, S., Manusiwa, C. M., & Kowal, J. R. (2025). Percakapan Konseling dengan Masyarakat Akar Rumput (Termarjinalkan) di Kota Manado. Jurnal PKM Setiadharma, 6(1), 43–55. https://doi.org/10.47457/jps.v6i1.563
Palinggi, G., & Liska, L. (2025). Pendekatan Pastoral Konseling Untuk Membangun Ketahanan Mental Dalam Masa Krisis Berdasarkan Ajaran Yesaya 41:10. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 3(5), 1282–1306.
Pattison, S. (2000). A Critique of Pastoral Care. SCM Press.
Rannu, R., & Ririn Novita Sari. (2023). Dinamika Tantangan Iman Generasi Muda Masa Kini dan Strategi Pastoral untuk Mendorong Pertumbuhan Kerohanian. Skenoo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 121–136. https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i2.62
Rotua, D. M., Ranting, H., Pangkey, L. N., Wohon, F., & Nendissa, J. E. (2025). Integrasi Teologi dan Psikologi Terhadap Pemulihan Penyakit Mental Pada Anak Dari Keluarga Broken Home. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 8(2), 238–256. https://doi.org/10.34081/fidei.v8i2.635
Rumangu, C. D., & Tamaweol, R. D. (2025). Contextualization in the Faith Refreshment Service at the GMIM Syaloom Karombasan Congregation, South Manado Region One. Proskuneo: Journal of Theology, 2(1), 12–24. https://doi.org/10.53674/pjt.v2i1.274
Sapatandekan, I. Y., Hendi, H., Halim, S., & Handoko, Y. S. (2025). Jesus’ Prayer as a Contemplative Practice: Inner Transformation and Encounter with the Divine. Proskuneo: Journal of Theology, 1(2), 58–68. https://doi.org/10.53674/pjt.v1i2.207
Saputra, M. R. A., Chalid, F. I., & Budianto, H. (2023). Metode Ilmiah dan Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Kepustakaan (Bahan Ajar Madrasah). NIzamia Learning Center.
Sasoeng, M., & Nendissa, J. E. (2026). Pendekatan Konseling Pastoral Interkultural Di Tengah Pluralitas Agama Di Indonesia. LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta, 7(2), 81–98. https://doi.org/https://doi.org/10.37731/log.v7i2.345
Senduk, H. A. P. & H. (2022). Hubungan Tabernakel dengan Liturgi Ibadah bagi Iman Orang Percaya. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 199–217.
Sidjaba, B. S. (2014). Pendewasaan Manusia Dewasa. Kalam Hidup.
Sihotang, A., Nainggolan, D. S., Ginting, K. S. U. B., & Sinaga, N. B. D. (2024). Peran Membaca Alkitab Dalam Membentuk Karakter Remaja 15-18 TAHUN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3), 5361–5375.
Simamora, R. H. (2012). Gereja Dan Transformasi Kristen Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Misi Gerakan Transformasi. Missio Ecclesiae, 2(1), 85–110. https://doi.org/10.52157/me.v2i1.27
Simamora, R. H., Baringbing, P. G. W., Beno, H., & Nendissa, J. E. (2025). Dari Eden ke Cyberspace: Menafsirkan Narasi Alkitab di Dunia Digital. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 1–18.
Tanaem, N. S., Ibu, A. P., & Nendissa, J. E. (2022). Religiusitas Yesus di Tengah Yang Lain Dari Perspektif Emmanuel Levinas. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 82–94. https://doi.org/10.34307/sophia.v3i2.103
Tanamal, N. A. (2022). Religiusitas Mahasiswa Milenial Dalam Penerapan Ahlak Dan Etika di Era Digital. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 1(2). https://doi.org/10.30998/.v1i2.1018
Tarore, S. Y., Rumangu, C. D., & Taturu, A. P. I. P. (2026). Model Konseling Kontekstual Berbasis Nilai Keindonesiaan untuk Pelayanan Pastoral Dalam Masyarakat Majemuk. Jurnal Knaf Ha-Aretz, 1(1), 39–59. https://doi.org/10.67875/jkha.v1i1.5
Taturu, A. P. I. P., & Nendissa, J. E. (2026). Peran Konseling Pastoral dalam Memulihkan Cinta Diri Pasca Pengalaman Penolakan dan Kegagalan Relasi. Jurnal Teologi Pambelum, 6(1), 97–119. https://doi.org/10.59002/jtp.v6i1.211
Toding, S. P., Widodo, J. A., Baringbing, P. G. W., Tneh, Y. E., & Nendissa, J. E. (2025). Penerapan Kepemimpinan Alkitabiah Dalam Pertumbuhan Jemaat di GESBA The Newlife Jakarta. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 10(1), 166–180. https://doi.org/10.33856/kerusso.v10i1.448
Tomatal, M. (2000). Konselor Kompeten-Pengantar Konseling Terapi untuk Pemulihan. YT Leadership Foundation.
Tonapa, D., Legi, R. E., Lumantow, A. I. S., Liud, Y. H., & Mailoor, A. J. A. (2025). Membangun Karakter Kristiani Melalui Pendekatan Kontekstual Dalam Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Excelsior Pendidikan, 6(1), 14–28. https://doi.org/https://doi.org/10.51730/jep.v6i1.76
Tumanggor, R. O. (2021). Berpijak Pada Realitas Tantangan Bagi Pastoral, Misiologi Dan Pendidikan Agama Kristen. https://doi.org/10.31237/osf.io/czuew
Udu, F. N. K. (2024). Komunitas Basis Gerejawi dalam Perpektif Yohanes 6:1-15: Sebuah Analisis Naratif. JURNAL LEDALERO, 23(1), 74. https://doi.org/10.31385/jl.v23i1.441.74-88
Viktor Deni Siregar, Ester Debora br Siburian, Elfrida Elena Br Silaban, Sinta Tiarnauli Siburian, & Yunira Nababan. (2023). Peranan Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Restorasi Terhadap Perilaku Remaja Kristen Masa Kini. Coram Mundo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 87–96. https://doi.org/10.55606/corammundo.v5i1.108
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187
Yakub B. Subsada. (2007). Menjadi Konselor yang Profesional. ANDI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright to this article is transferred to the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan if and when the article is accepted for publication. The undersigned hereby transfers any and all rights in and to the paper including without limitation all copyrights to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The undersigned hereby represents and warrants that the paper is original and that he/she is the author of the paper, except for material that is clearly identified as to its original source, with permission notices from the copyright owners where required. The undersigned represents that he/she has the power and authority to make and execute this assignment.
Authors who publish with Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan agree with the following requirements:
1. The author retains the copyright and provides the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan with the right of the first publication with the paper simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to freely share and quote this work with the recognition of authorship of the author's work and initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
2. Authors are permitted to distribute versions published in this journal (for example posting to institutional repositories or publishing them in a book), with the recognition of initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
3. Every accepted manuscript must include a "Declaration And Copyright Terms" before publishing the article.
Furthermore, I/We hereby transfer the unlimited rights of publication of the above-mentioned paper in whole to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The copyright transfer covers the exclusive right to reproduce and distribute the article, including reprints, translations, photographic reproductions, microform, electronic form (offline, online), or any other reproductions of similar nature.
The corresponding author signs for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all co-authors. This agreement is to be signed by at least one of the authors who have obtained the assent of the co-author(s) where applicable. After submission of this agreement signed by the corresponding author, changes of authorship or in the order of the authors listed will not be accepted.


