Studi Eksplanatori dan Konfirmatori Menjadi Pelaku Firman Berdasarkan Yakobus 1:19-27 Bagi Jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat

Authors

  • Veronika Rosniati Sekolah Tinggi Teologi KADESI Yogyakarta
  • Paulus Sentot Purwoko Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta
  • Heni Periati Mandrofa Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.63436/bejap.v5i1.157

Keywords:

Konfirmasi, Pelaku Firman, Pengajaran, Yakobus

Abstract

Pelaku Firman mengacu pada orang percaya  yang tidak hanya mendengarkan Firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi pelaku Firman berarti mengerjakan kebenaran yang dari Allah serta menjalankan ibadah yang murni dan tak bercacat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya Konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang Pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi Jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat, serta untuk mengetahui dimensi yang paling dominan menentukan konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub Noyan Sanggau,Kalimantan Barat. Peneliti menggunakan metode kuantitatif. Pengolahan data melalui beberapa uji yang dioperasikan dengan bantuan software SPSS25. Hasil menunjukan bahwa tingkat bkonfirmasi pengajaran Rasul Yakobus bagi jemaat gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat berada pada kategori Sedang. Dimensi yang dominan dengan Konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub Noyan Sanggau Kalimantan Barat  (Y) Mengerjakan Kebenaran yang dari Allah (D1).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boice, J. M. (2018). Dasar-dasar iman Kristen. Momentum. Chapman, G. (2015). The five love languages. Moody Publishers.

Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (3rd ed.). SAGE Publications.

Duli, N. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif: Beberapa konsep dasar untuk penulisan skripsi dan analisis SPSS. Deepublish.

Durken, D. (2008). Tafsir Perjanjian Baru. Kanisius.

Gundry, R. H. (2017). Komentari Alkitab Perjanjian Baru. BPK Gunung Mulia.

Henny, L. (2020). Konsep ibadah yang benar dalam Alkitab. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi dan Pendidikan, 4(1), 1–14.

Joseph, C. S., & Baskoro, P. K. (2021). Kajian biblika makna ibadah yang murni dalam Yakobus 1:26-27 dan implikasinya bagi orang percaya. Jurnal Teologi Gratia Christi, 1(1).

Kamus Alkitab Sabda. (n.d.).

Kamus Alkitab Sabda. Yayasan Lembaga SABDA.

Murdiyono, M., & Saputro, A. D. (2024). Mempraktikkan dualisme orang bijak dan orang bebal menurut Amsal dalam Pendidikan Agama Kristen. THE WAY: Jurnal Teologi dan Pendidikan, 10(1).

Parasusanti, J., Wahyuni, S., & Purnomo, Y. (2025). Implementasi sikap sebagai pelayan Tuhan berdasarkan Filipi 4:1-9 bagi pengerja di Gereja Bethel Indonesia Sungai Yordan Tanap Kembayan Kalimantan Barat. Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan, 4(2), 111–119. https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.153

Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2004). Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi. PT RajaGrafindo Persada.

Sasmoko. (2005). Penelitian eksplanatori dan konfirmatori. Metodologi Penelitian.

Scheunemann, R. (2013). Tafsiran Surat Yakobus: Iman dan perbuatan: Menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar. Andi Offset.

Siahaya, K. (2019). Dampak sosial politik terhadap perkembangan ekonomi umat Allah zaman Perjanjian Lama. Jurnal Teruna Bhakti, 2(1).

Simanjuntak, J. (2016). Psikologi kepemimpinan agama Kristen. Andi Offset.

Simanungkalit, P. A., dkk. (2022). Peranan gembala dan pelayanan pastoral terhadap komitmen jemaat. Davar: Jurnal Teologi, 3(1).

Sine, H. (2024). Kebenaran-kebenaran yang memberi inspirasi, pencerahan dan nilai kehidupan. Andi.

Sirait, H. (2023). Metodologi penelitian. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Sirapanji, H. S. (2013). The glory: Menjadi jemaat yang militan lewat pemahaman doktrin yang benar. Andi Offset.

Siswanto, K. (2024). Peningkatan kualitas hidup manusia dalam perspektif teologi dan pendidikan Kristen. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen.

Situmorang, K. (2023). Tinjauan teologis motivasi pemberian persembahan sebagai bukti esensi ibadah menurut Kejadian 4:1-16 dan aplikasinya dalam kehidupan ibadah pribadi Kristiani masa kini. Jurnal Teologi Dikaiosune.

Stevanus, K. (2016). Apologetika: Benarkah Yesus itu Tuhan. PBMR Andi.

Susabda, Y. B. (2010). Mengenal dan bergaul dengan Allah. Andi Offset.

Tacoy, S. M. (2012). Kamus pintar Alkitab. Kalam Hidup.

Takaria, G. C. J. (2014). Mengelola konflik yang terjadi di antara umat Tuhan. Jurnal Koinonia, 8(1).

Tong, S. (2008). Manusia: Peta dan teladan Allah part 12: Kebenaran dan keadilan Tuhan. Buletin Pemuda Gereja Reformed Injili Indonesia.

Vine, W. E. (n.d.). Vine's expository dictionary of Old and New Testament words.

Thomas Nelson. Widayanti, P. (n.d.). Penderitaan manusia dalam pandangan Surat Yakobus. Teokrasi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani.

Zega, Y. K. (2021). Pelayanan diakonia: Upaya gereja dalam mengentaskan kemiskinan bagi warga jemaat. Jurnal Teologi Berita Hidup.

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Rosniati, V., Purwoko, P. S., & Mandrofa, H. P. (2026). Studi Eksplanatori dan Konfirmatori Menjadi Pelaku Firman Berdasarkan Yakobus 1:19-27 Bagi Jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat. Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan, 5(1), 37-56. https://doi.org/10.63436/bejap.v5i1.157

Issue

Section

Articles