Frase Kasih Tidak Melakukan yang Tidak Sopan Berdasarkan 1 Korintus 13:5 Implementasinya Bagi Karakter Hamba Tuhan Masa Kini
DOI:
https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.162Keywords:
kasih, sopan, hamba Tuhan, etika Kristen, 1 Korintus 13:5Abstract
Penelitian ini membahas frasa “kasih tidak melakukan yang tidak sopan” dalam 1 Korintus 13:5 serta implementasinya bagi karakter hamba Tuhan masa kini. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman biblis mengenai makna kasih sebagai dasar etika Kristen yang menekankan kesopanan, penghormatan, dan penghargaan terhadap martabat sesama. Melalui kajian teologis dan literatur, ditemukan bahwa istilah Yunani aschemoneo menegaskan kasih sejati tidak pernah mendorong perilaku yang tidak pantas, melainkan selalu menjaga kepantasan dan kehormatan di hadapan Allah dan manusia. Dalam konteks pelayanan, hamba Tuhan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan rohani, tetapi juga membangun karakter kasih yang sopan melalui sikap lemah lembut, empati, kerendahan hati, dan penghormatan terhadap perbedaan jemaat. Kesopanan dalam kasih bukan sekadar norma sosial, melainkan manifestasi nyata iman yang hidup, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, membangun, dan mencerminkan teladan Kristus. Dengan demikian, frasa “kasih tidak melakukan yang tidak sopan” relevan sebagai fondasi karakter hamba Tuhan masa kini agar pelayanan mampu menghadirkan kasih Kristus secara nyata di tengah masyarakat yang cenderung menoleransi kekasaran.
Downloads
References
Aliadi, F. (2021). Konsep Kehambaan menurut Yesus. Makasar: Yayasan Borcade.hal 61-72
Alkitab. (n.d.). Alkitab Terjemahan Baru. Jakarta: LAI 1974.
alkitab sabda. (n.d.). solo: yayasan lembaga Sabda.
Bambang, M. (2020). Integrasi Karakter Hamba Tuhan ke dalam Pelayanan dalam Bingkai Teologi Matheus Mangentang. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 3.hal 49
Dachi, C. (2024). Sikap Etis Seorang Pelayan Tuhan yang Benar dalam Pelayanan Gereja di Hadapan Tuhan dan Jemaat. Jurnal Teologi, Misi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1.hal 99
Hadi, S. (2020). Karakter Hamba Tuhan Menurut 1 Timotius 6:11-12. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 1.hal 147
Harianto, G. (2017). Teologi Misi: dari Missio Dei menuju Missio Ecclesia. Yogyakarta: ANDI.hal 130
Helena, S. rasulina, & Ima, R. (2017). Membangun Karakter Berwawasan Kebangsaan. Malang
Hauerwas, S. (2015). The virtues of Christian ethics. Journal of Religious Ethics, 43(2)hal 219-234
http://alkitab.sabda. (n.d.).
Indonesia, L. A. (n.d.). Alkitab Bahasa Jawa. LAI.
Karakter. (n.d.).
Ladd, G. E. (1993). . A Theology of the New Testament. Eerdmans: Grand Rapids.hal 320
LAI. (n.d.). Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Lexy J. Moleong. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja rosdakarya.hal 6
Love-is-not-rude. (n.d.).
Marbun, R. C. (2019). Kasih Dan Kuasa Ditinjau Dari Perspektif Etika Kristen. Jurnal Teologi Cultivation, 3(1), 88–97. https://doi.org/10.46965/jtc.v3i1.259
Meilaender, G. (2013). Love and the moral life. Studies in Christian Ethics, 26(2)hal 137-150
Paparang, S. R. (2024). Filsafat Integritas: Konfigurasi, Spektrum, dan Dimensinya dalam Pelayanan Hamba Tuhan. Jurnal Teologi RAI, 1.hal 105
Pembahasan Tentang Kasih. (n.d.).
Riruma, J. M. (2017). Integritas Hamba Tuhan Menurut 1 Timotius 4:11-16. Missio Ecclesiae, 6(1), 56–96. https://doi.org/10.52157/me.v6i1. hal 69
Santoso, J. (2019). Pelayanan Hamba Tuhan dalam Tugas Penggembalaan Jemaat. Sanctrum Domine: Jurnal Teologi, 9.hal 5-7
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.hal 219
Supraminto. (2022). Modul Bimbingan Konseling Kelas X. Malang: Media Nusa Creative.
Sendjaya, S., Sarros, J. C., & Santora, J. C. (2008). Defining and measuring servant leadership behaviour in organizations. Journal of Management Studies, 45(2),https://doi.org/10.1111/j.1467-6486.2007.00761.x hal 402–424.
Tuela, Inggrith, A. (2020). Citra Idealisasi Ebed Yahweh Makna panggilan Hamba Tuhan dalam Kitab Yesaya 42:1-9. Tangerang: Yayasan Scriptura Indonesia.hal 66
Utomo, B. S. (2020). Karakteristik Kepemimpinan Hamba Yesus Kristus Menurut Filipi 2: 5-8. Jurnal Teologi Kharismatika, 3. hal 112-117
Wening, S. (2012). Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1452
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright to this article is transferred to the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan if and when the article is accepted for publication. The undersigned hereby transfers any and all rights in and to the paper including without limitation all copyrights to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The undersigned hereby represents and warrants that the paper is original and that he/she is the author of the paper, except for material that is clearly identified as to its original source, with permission notices from the copyright owners where required. The undersigned represents that he/she has the power and authority to make and execute this assignment.
Authors who publish with Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan agree with the following requirements:
1. The author retains the copyright and provides the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan with the right of the first publication with the paper simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to freely share and quote this work with the recognition of authorship of the author's work and initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
2. Authors are permitted to distribute versions published in this journal (for example posting to institutional repositories or publishing them in a book), with the recognition of initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
3. Every accepted manuscript must include a "Declaration And Copyright Terms" before publishing the article.
Furthermore, I/We hereby transfer the unlimited rights of publication of the above-mentioned paper in whole to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The copyright transfer covers the exclusive right to reproduce and distribute the article, including reprints, translations, photographic reproductions, microform, electronic form (offline, online), or any other reproductions of similar nature.
The corresponding author signs for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all co-authors. This agreement is to be signed by at least one of the authors who have obtained the assent of the co-author(s) where applicable. After submission of this agreement signed by the corresponding author, changes of authorship or in the order of the authors listed will not be accepted.


