Ketahanan Iman Jemaat di Tengah Penganiayaan: Kajian Teologis Matius 5:10–12 dalam Konteks Gereja di Indonesia

Authors

  • Ranto Indra Pasaribu Sekolah Tinggi Teologi Kharisma
  • Guntur Hari Mukti Sekolah Tinggi Teologi Kharisma
  • Tjahjadi Chandra Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

DOI:

https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.156

Keywords:

Matius 5:10–12, ketahanan iman, penganiayaan, teologi pastoral, gereja Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penganiayaan terhadap umat Kristen di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat, yang menunjukkan ketegangan antara jaminan kebebasan beragama dan realitas sosial di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan teologis dan pastoral bagi gereja dalam membina jemaat agar tetap setia dan berpengharapan di tengah tekanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menafsirkan Matius 5:10–12 secara teologis serta mengkontekstualisasikannya bagi pembentukan ketahanan iman jemaat di masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan hermeneutik teologis dan pastoral kontekstual, melalui tiga tahap: eksposisi teks biblika, analisis konteks sosial-keagamaan, dan refleksi pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderitaan karena kebenaran merupakan bagian dari kerohanian murid Kristus yang meneguhkan identitas gereja sebagai komunitas salib. Ketahanan iman jemaat dibentuk melalui lima dimensi utama: pengalaman rohani yang otentik, komunitas gereja yang suportif, pengajaran teologis yang kontekstual, kepemimpinan rohani yang empatik dan profetik, serta kesadaran eskatologis yang menumbuhkan pengharapan. Penelitian ini menegaskan bahwa gereja di Indonesia dipanggil untuk mengembangkan model pembinaan pastoral integratif yang mampu mengubah penderitaan menjadi sarana pembentukan iman dan kesaksian Kristus di tengah dunia yang menolak kebenaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alex F, S. (2025). Biblical-Contextual Theology: Narrative Hermeneutics for Contemporary Social Issues. Hikmat Jurnal Agama Kristen, 3(2), 51–59.

Bans-Akutey, A., & Tiimub, B. M. (2021). Triangulation in Research. Academia Letters, August, 1–7. https://doi.org/10.20935/al3392

Cochran, G. C. (2014). Christian persecution as explained by Jesus (Matthew 5: 10-12).". The Southern Baptist Journal of Theology, 18(1), 7–32.

Firdaus, M. N., & Andriyani, L. (2021). Politik atas Identitas Agama, dan Etnis di Indonesia. INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global, 2(2), 46–50. https://doi.org/10.24853/independen.x.x.xx-xx

Graves, C. H. (2020). A Hopeful Eschatology and the Role of the Ekklesia Prior to the Parousia. In Theology Undergraduate Work. Oral Roberts University.

Harjanto, S. (2024). Metode Riset Kualitatif yang Dapat Diandalakan untuk Mendukung Pengembangan Pelayanan Gereja dan Misinya. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 5(1), 59–72.

Karamoy, I. O., & Natalia. (2023). Tinjauan Alkitab Mengenai Penyembuhan Luka Batin Serta Impikasinya Bagi Pertumbuhan Rohani Jemaat. Kastara Karya: Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 3(1), 19–34.

Kondisi Kebebasan Beragama Berkeyakinan (KBB) 2023: Dari Stagnasi Menuju Stagnasi Baru. (2024). In SETARA Institute for Democracy and Peace.

Louw, D. (2015). Compassion fatigue: Spiritual exhaustion and the cost of caring in the pastoral ministry. Towards a ‘pastoral diagnosis’ in caregiving. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 71(2), 39–48. https://doi.org/10.4102/hts.v71i2.3032

Louw, D. J. (2014). Cura animarum as hope care: Towards a theology of the resurrection within the human quest for meaning and hope. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 70(1), 1–10. https://doi.org/10.4102/hts.v70i1.2027

Marhenanto, S. (2025). Embracing Vulnerability as Kenosis in Henri Nouwen’s Spiritual Journey and Its Resonance with Ignatian Spirituality. Jurnal Spiritualitas Ignasian, 25(1), 47–68. https://doi.org/10.24071/si.v25i1.12602

Marunduri, E., Rahayu, E., & Rambing, R. J. (2025). Karakteristik Alkitabiah Kepemimpinan Hamba dan Implikasinya bagi Gereja di Era Digital. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(2.A), 43–59.

Mercer, J. A. (2015). Pastoral Care with Children of War: A Community-Based Model of Trauma Healing in the Aftermath of Indonesia’s Religious Conflicts. Pastoral Psychology, 64(6), 847–860. https://doi.org/10.1007/s11089-015-0654-4

Nembos, M. H. (2021). Iman di Tengah Penderitaan dalam Tinjauan Alkitab dan Ajaran Magisterium Gereja. Forum Filsafat dan Teologi, 50(2), 162–173.

Neto, Y. (2021). Konsep Penderitaan dalam Injil Matius dan Relevansinya dengan Penderitaan Manusia Masa Kini. Teokristi: Jurnal Teologi Konstual dan Pelayanan Kristiani, 1(1), 39–52.

Pamarto, A. A. (2025). Keteguhan Iman dalam Penderitaan: Integrasi Ajaran Paulus dan Falsafah Sabar Nerimo Jawa. RERUM: Journal of Biblical Practice, 5(2), 138–156. https://doi.org/10.55076/rerum.v5i2.491

Patandean, Y. E. (2018). Pengajaran Tuhan Yesus Mengenai Berbahagia dalam Matius 5:3-12. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(2), 115–134. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i2.103

Penyegelan GKPS Purwakarta: Bupati dan Pemkab Tunduk Pada Kelompok Intoleran. (2023). SETARA Institute for Democracy and Peace. https://setara-institute.org

Roibin. (2020). Melerai Konflik dan Kekerasan Atas Nama Agama (Beberapa Model Pendekatan Dialog, Akulturatif antara Agama, Kearifan Lokal, dan Kuasa). UIN Maliki Press.

Sembiring, D. A., Surbakti, P. H., & Sitepu, E. T. (2022). Gereja yang Berorientasi pada Dunia: Penilaian terhadap Paradigma Misi GBKP Namo Buah Silebo-Lebo. IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.46305/im.v3i1.84

Shaw, B. C. F. (2021). History and Eschatology by N. T. Wright: A Review. Eleutheria, 5(1), 215–219. https://doi.org/10.70623/qnpv3235

Simanjuntak, N. R. (2024). Kekuatan Pengharapan dalam Menghadirkan Keadilan. Gorga: Jurnal Teologi Konstruktif, 1(1), 1–17.

Situmorang, W. E., Halawa, M., & Oktavia, K. (2023). The Significance of Suffering in Purifying the Faith of Believers Based on 1 Peter 1:6-7. The International Journal of Education, Theology, and Humanities, 3(1), 58–71. https://doi.org/10.46965/ijeth.v3i1.51

Songgono, J. (2022). Membangun Toleransi dalam Masyarakat Multiagama dan Multikultural di Indonesia dari Perspektif Lukas 10: 25-37. Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral, 3(1), 127–137.

Sugiono. (2022). Makna di Balik Penderitaan Manusia (Perspektif Alkitab dan Para Teolog). Alucio Dei: Jurnal Teologi, 6(2), 123–149. https://doi.org/10.55962/aluciodei.v6i2.75

Tarukallo, E. (2024). Makna Penderitaan sebagai Bagian dari Kehendak Tuhan bagi Umat-Nya. Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 4(1), 117–126. https://doi.org/10.54170/dp.v4i1.425

Tenny, Daliman, M., & Suparti, H. (2020). Kompetensi Pemimpin Kristiani menurut 2 Timotius 2:2-6. Jurnal Teologi Rahmat, 6(2), 115–127.

Torres – Chinea, J. M. (2024). Hope as a Source to Strengthen Chaplain Resiliency in the Christian and Missionary Alliance. Liberty University.

Warga Cipamokolan Tolak Pembangunan Gereja Santo Antonius, Pertanyakan Keabsahan Izin. (2024). wartabandung.com. https://wartabandung.com

Wiedersheim, K. A. (2022). Dietrich Bonhoeffer: Ideology, Praxis and his Influence on the Theology of Liberation. Political Theology, 23(8), 721–738. https://doi.org/10.1080/1462317X.2021.1925438

Windi, Randa, V., Natali, F., Sriningsi, A., & Patabang, R. (2023). Analisis Teologis Terhadap Konsep Kepemimpinan Kristiani dalam Surat 1 Timotius dan Penerapannya dalam Konteks Moderasi Beragama. Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan bisnis, 1(5), 443–457.

Witoro, J. (2022). Challenges of the church in facing religious pluralism and its impact on church growth in Indonesia. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(2), 430–440. https://doi.org/10.29210/020221529

World Watch List 2024. (2024). OpenDoors. https://www.opendoors.org

Zai, I. P., & Bambangan, M. (2025). Gereja dalam Menghadapi Tantangan Sosial, Politik, dan Budaya dari Abad Ke Abad. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 3(1), 51–66. https://doi.org/10.61132/JBPAKK.V3I1.998

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Pasaribu, R. I., Mukti, G. H., & Chandra, T. (2025). Ketahanan Iman Jemaat di Tengah Penganiayaan: Kajian Teologis Matius 5:10–12 dalam Konteks Gereja di Indonesia. Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan, 4(2), 120-133. https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.156

Issue

Section

Articles