Jaminan Mutu Pendidikan: Dampak Kebijakan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa

Authors

  • Tamba Parulian Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.146

Keywords:

jaminan mutu, kebijakan, pendidikan inklusif, hasil belajar siswa, Indonesia

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Jaminan Kualitas (JK) di sekolah penyelenggara pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus selama pandemi COVID-19 dengan fokus pada perencanaan, implementasi, dan evaluasi dalam kerangka akreditasi sekolah. Studi ini juga mengeksplorasi persepsi pimpinan sekolah terhadap JK sebagai bentuk akuntabilitas institusional. Analisis mengacu pada standar Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M, 2022) yang menekankan empat komponen utama, yaitu kompetensi lulusan, proses pembelajaran dan pengajaran, kualifikasi guru, serta manajemen sekolah. Seiring meningkatnya tuntutan global terhadap daya saing pendidikan, pemerintah Indonesia mendorong lembaga pendidikan untuk memperoleh akreditasi. Kebijakan ini memunculkan isu strategis terkait kewenangan lembaga akreditasi, harmonisasi standar jaminan mutu lokal dan global, serta pengakuan timbal balik hasil akreditasi. Penelitian ini menganalisis kerangka akreditasi nasional di Indonesia, peran BAN-S/M, serta tantangan pandemi terhadap lembaga pendidikan dan sistem jaminan mutu nasional. Temuan menunjukkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan JK pada pendidikan inklusif dilakukan secara terstruktur, adaptif, dan partisipatif dengan melibatkan pendidik dan pemangku kepentingan masyarakat. Evaluasi tetap dilaksanakan meskipun terdapat keterbatasan sumber daya dan perubahan moda pembelajaran. Hasil penelitian menegaskan pentingnya keberlanjutan jaminan kualitas untuk menjaga mutu pendidikan dan kepercayaan publik. Selain itu, studi ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan sistem jaminan kualitas pendidikan inklusif serta implikasi kebijakan untuk reformasi akreditasi dan peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan di Indonesia. Temuan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor penggunaan teknologi pembelajaran fleksibel penguatan kepemimpinan sekolah serta kesiapsiagaan krisis agar tata kelola mutu tetap efektif adil dan responsif terhadap kebutuhan siswa berkebutuhan khusus pada situasi darurat di masa depan nasional dan global berkelanjutan inklusif adaptif holistik berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Alawi, A., El-Sobkey, H., & Al-Sobayel, H. (2021). Menilai dampak standar akreditasi terhadap jaminan mutu dan manajemen risiko di pendidikan tinggi: Persepsi dosen. Academy of Educational Leadership Journal.

BAN-S/M. (2022). Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (IASP 2020). Jakarta: Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah.

Belawati, T. (2004). Penerapan sistem jaminan mutu dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh: Studi kasus di Universitas Terbuka Indonesia. The International Review of Research in Open and Distance Learning, 5(2).

Brennan, J., & Shah, T. (2000). Mengelola kualitas dalam pendidikan tinggi: Perspektif internasional tentang penilaian institusional dan perubahan. Open University Press.

Brockerhoff, L., Huisman, J., & Laufer, M. (2020). Jaminan kualitas dalam pendidikan tinggi: Tinjauan sistematis literatur yang direview oleh rekan sejawat. Research in Higher Education, 61(3), 311–336. https://doi.org/10.1007/s11162-019-09515-1

Daniel, L., & Fenty, N. (2020). Jaminan kualitas dalam pendidikan jarak jauh dan e-learning: Keselarasan antara kebijakan dan praktik. Dalam Jaminan Kualitas dalam Pendidikan Jarak Jauh dan E-Learning (hal. 13–38). IDRC.

Ishak, D. (2021). Implementasi kebijakan jaminan kualitas pendidikan: Antara harapan dan kenyataan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 1–15.

Khan, S., & Mirza, A. (2020). Mendorong praktik jaminan mutu berkelanjutan dalam pendidikan berbasis hasil: Pelajaran dari akreditasi ABET program komputasi. Sustainability, 12(20), 8380.

Lestari, R., Idrus, A., Hadiyanto, H., & Sulistiyo, U. (2023). Implementasi sistem jaminan mutu terpadu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. PPSDP International Journal of Education, 2(2), 400–407.

Mukhlisin, M. K., Ulfatin, N., & Muyassaroh. (2023). Implementasi sistem jaminan mutu internal dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekolah menengah atas: Tinjauan pustaka sistematis. English Language Teaching Journal.

OECD. (2013). Sinergi untuk pembelajaran yang lebih baik: Perspektif internasional tentang evaluasi dan penilaian. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264190658-en

Santiago, P., Donaldson, G., Herman, J., & Shewbridge, C. (2011). Ulasan OECD tentang Evaluasi dan Penilaian dalam Pendidikan: Australia 2011. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264116672-en

Schwarz, S., & Westerheijden, D. F. (Eds.). (2004). Akreditasi dan evaluasi di kawasan pendidikan tinggi Eropa. Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-0957-6

Stensaker, B., & Leiber, T. (2015). Menilai dampak organisasional dari jaminan mutu: Beberapa pertimbangan teoretis dan metodologis. Kualitas dalam Pendidikan Tinggi, 21(3), 288–311. https://doi.org/10.1080/13538322.2015.1111006

Subijanto, Kadaryanto, Ali, Sulistiono, & Martini. (2021). Sistem jaminan mutu pembelajaran jarak jauh di perguruan tinggi selama pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 14(2).

Kebijakan Jaminan Mutu Berkelanjutan di Perguruan Tinggi Indonesia. (2021). Jaminan mutu untuk pendidikan tinggi berkelanjutan: Pendekatan model persamaan struktural. Sustainability, 13(9), 4954.

Tam, M. (2001). Pengukuran kualitas dan kinerja dalam pendidikan tinggi. Quality in Higher Education, 7(1), 47–54. https://doi.org/10.1080/13538320120045076

UNESCO. (2021). Jaminan mutu dan akreditasi: Kamus istilah dasar dan definisi. Paris: UNESCO Institute for Lifelong Learning. Diakses dari https://unesdoc.unesco.org/

Zhao, C. M., & Kuh, G. D. (2004). Menambah nilai: Komunitas belajar dan keterlibatan mahasiswa. Penelitian dalam Pendidikan Tinggi, 45(2), 115–138. https://doi.org/10.1023/B:RIHE.0000015692.88534.de

Zuhairi, A., Raymundo, M. R. D. R., & Mir, K. (2020). Implementasi sistem jaminan mutu untuk pembelajaran terbuka dan jarak jauh di tiga universitas terbuka di Asia: Filipina, Indonesia, dan Pakistan. Jurnal Asosiasi Universitas Terbuka Asia.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Parulian, T. (2025). Jaminan Mutu Pendidikan: Dampak Kebijakan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan, 4(2), 53-64. https://doi.org/10.63436/bejap.v4i2.146

Issue

Section

Articles