Peran Gereja dan Orang Tua Dalam Membentuk Iman Remaja di Era Disrupsi Digital
DOI:
https://doi.org/10.63436/bejap.v4i1.101Keywords:
Iman Remaja, Disrupsi Digital, Gereja dan Orang tuaAbstract
Dalam masa perkembangan zaman dari masa ke masa termasuk di era disrupsi digital sekarang ini, telah banyak membawa perubahan dalam cara remaja berpikir, bertindak, berperilaku, dan dalam memproses segala informasi, termasuk iman dan spiritual kehidupan remaja. oleh sebab itu, orang tua dan gereja harus memiliki kolaborasi dalam melengkapi dan membentuk serta memelihara iman remaja di era disrupsi digital sekarang ini. Dalam penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan kontribusi bagaimana peran orang tua dan gereja dalam menanamkan nilai-nilai kekristenan kepada remaja yang di tengah arus digitalisasi yang begitu pesat. Metode penelitian yang di pakai dalam penulisan artikel ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu menggunakan studi kepustakaan, dan berbagai sumber lainnya seperti berbagai jurnal yang ter-publikasikan yang relevan dalam mendukung penulisan artikel ini. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu; Iman remaja antara kebiasaan dan kedekatan dengan Tuhan, Gereja dan keluarga menuntun remaja mengenal Tuhan bukan hanya sekedar rutinitas, Transformasi digital menuntut transformasi spiritualitas, Kembali ke inti tujuan awal kekristenan yang mampu mengubahkan.
Downloads
References
Adenan, A. (2020). Persepsi Kristen Terhadap Kehidupan Modern. Studia Sosia Religia, 3(1), 61–69. https://doi.org/10.51900/ssr.v3i1.7671
Andrian, T. (2024). Peran pendidikan agama Kristen dalam pembentukan nilai moral remaja masa kini. Inculco Journal of Christian Education, 4(1), 107–122.
Boiliu, F. M., & Polii, M. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak. IMMANUEL: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 76–91.
Dalensang, R., & Molle, M. (2021). Peran gereja dalam pengembangan pendidikan Kristen bagi anak muda pada era teknologi digital. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 5(2), 255–271.
friska napitupulu, talizarao tafonao. (2024). membangun karakter iman pemuda: peran strategis gereja dalam mengembangkan karakter pemuda. 2, 22–31.
Heryanto, H., Priandana, D., & Tambunan, R. H. (2024). Peran Gereja dalam Penguatan Karakter Remaja di Era Digital. HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 9(2), 169180–169258.
Igo Satria. (2023). Iman Kristen yang Menyelamatkan. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 1(2), 40–59. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i2.105
Jimmy, A., Rahawarin, B. A., & Nugroho, S. (2023). Peran katekese digital sebagai media pembinaan iman kaum muda Kristiani. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese Dan Pastoral, 2(1), 114–125.
Lema, M. V., & others. (2024). Peran Media Sosial dalam Katekese guna Membangun Iman di Era Digital. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2(2), 239–250.
Manik, R. E. ordekoria saragih. (2025). peran pendidikan agama kristen dalam membangun iman remaja di era digital. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 3(1), 167–175.
Nainggolan, A., & others. (2020). Pendidikan karakter Kristen sebagai upaya mengembangkan sikap batin peserta didik. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 4(2), 71–86.
Nanariain, T. A., & Pardosi, M. T. (2024). Peran Konseling Pendeta dalam Bimbingan Rohani dan Kebiasaan Positif Bagi Pemuda Kristen. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 4(1), 39–53.
Pandie, R. D. Y. (2022). Literasi Digital Berbasis Pendidikan Kristiani Sebagai Sarana Pembentukan Karakter Era Disrupsi Teknologi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5995–6002.
Pelupessy, I. F., & Hindun, H. (2024). Efektivitas Metode Pendekatan Multidisipliner dalam Pembelajaran di Tingkat Sekolah Dasar. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(1), 54–61.
Purba, E., Handayani, D., Magdalena, M., Sarumaha, N., & Wiryadinata, H. (2021). Redefinisi Ibadah pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 36–46.
Santosa, S. (2021). Urgensi Peran Orang Tua Membangun Kepemimpinan Anak Di Era Disrupsi Teknologi Berdasarkan Ulangan 6: 6-9. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 71–88.
Sholla, E. (2020). Peran Gereja dalam menumbuhkan pelayanan remaja untuk memajukan masa depan gereja.
Situmorang, W. E., Sakerebau, K. O., & Sakerebau, A. P. (2024). Pola Hidup Takut Akan Tuhan Berdasarkan Amsal 1: 1-7 Dan Kontribusinya Bagi Pemuda Kristen Di Era Modern. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(1), 325–340.
Sriyanto, B., & Sihite, T. S. H. (2020). Peran Gereja Dalam Pembinaan Kerohanian Remaja Di Gereja Pantekosta Di Indonesia Kota Palangka Raya. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 2(2), 101–112.
Stephen Tong. (2021). Iman, Pengharapan, dan Kasih (Vol. 5). MOMENTUM.
Stevanus, K., & Macarau, V. V. V. (2021). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Terhadap Pembentukan Karakter Remaja Di Era 4.0. Jurnal Dinamika Pendidikan, 14(2), 117–130.
Sugito, S. (2025). Adorasi Pribadi: Membangun Hubungan Intim dengan Tuhan di Setiap Aspek Kehidupan. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 7(1), 69–80.
Tong, D. stephen. (2022). Buletin Pemuda Gereja Reformed Injili Indonesia. Berita seputar GRII.
Yeniretnowati, T. A., & Angin, Y. H. P. (2021). Peran Parenting Orangtua Dalam Perspektif Pendidikan Kristen di Era Digital. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 1(1), 34–53.
Yonatan Alex Arifianto. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen DalamPendidikan Etis-Teologis Mengatasi DekadensiMoral Di Tengah Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Agama Kristen REGULA FIDEI, 6(2), 362–387.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Basilius Eirene: Jurnal Agama Dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright to this article is transferred to the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan if and when the article is accepted for publication. The undersigned hereby transfers any and all rights in and to the paper including without limitation all copyrights to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The undersigned hereby represents and warrants that the paper is original and that he/she is the author of the paper, except for material that is clearly identified as to its original source, with permission notices from the copyright owners where required. The undersigned represents that he/she has the power and authority to make and execute this assignment.
Authors who publish with Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan agree with the following requirements:
1. The author retains the copyright and provides the Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan with the right of the first publication with the paper simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to freely share and quote this work with the recognition of authorship of the author's work and initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
2. Authors are permitted to distribute versions published in this journal (for example posting to institutional repositories or publishing them in a book), with the recognition of initial publications in Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan.
3. Every accepted manuscript must include a "Declaration And Copyright Terms" before publishing the article.
Furthermore, I/We hereby transfer the unlimited rights of publication of the above-mentioned paper in whole to Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan. The copyright transfer covers the exclusive right to reproduce and distribute the article, including reprints, translations, photographic reproductions, microform, electronic form (offline, online), or any other reproductions of similar nature.
The corresponding author signs for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all co-authors. This agreement is to be signed by at least one of the authors who have obtained the assent of the co-author(s) where applicable. After submission of this agreement signed by the corresponding author, changes of authorship or in the order of the authors listed will not be accepted.


